KEPTV | Cirebon, 18 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pondok Pesantren Nurul Hidayah Beringin menyelenggarakan serangkaian kegiatan bernuansa religius dan budaya yang berlangsung meriah dan penuh makna. Acara digelar di lingkungan pesantren, Jl. Sunan Kalijaga, Desa Beringin, Blok Pesantren, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, dan diikuti oleh berbagai pondok pesantren dari wilayah Cirebon dan Indramayu.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hingga sore hari dengan berbagai perlombaan, seperti lomba Hadroh, lomba Adzan, dan lomba Kaligrafi, yang mendapat antusias tinggi dari para peserta. Acara mengusung tema “Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa”, yang menggambarkan semangat cinta tanah air yang tumbuh dari lingkungan pesantren.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan trofi kepada para pemenang lomba, dilanjutkan dengan penampilan dari grup Hadroh juara pertama, Tarbiyatul Wildan. Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Dzikir dan Doa Bersama, dipimpin oleh para alim ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Pesan dan Harapan Tokoh-Tokoh yang Hadir

Ketua Panitia, Ustaz Fauzan Bahtiar, mengapresiasi partisipasi lintas pesantren yang hadir. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk syiar semangat kemerdekaan di kalangan santri.

“Mudah-mudahan perlombaan ini memicu semangat anak-anak muda untuk terus berprestasi dan menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hidayah, KH. Rochmat, S.Pd.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya ilmu dan takwa sebagai bekal generasi penerus bangsa.

“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Hidupnya pemuda harus diabdikan demi ilmu dan agama, karena maju mundurnya bangsa sangat ditentukan oleh generasi mudanya,” tegasnya.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, di antaranya:

  • Dirut PT IBN, Jalur Teguh Prihadi, yang memberikan apresiasi atas kemajuan Pesantren Nurul Hidayah.
  • Ketua PD FSP KEP SPSI Jawa Barat, Agus Koswara, yang menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan ini seharusnya menjadi semangat baru bagi generasi muda: “Pendahulu kita telah memerdekakan negeri ini, kini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian.”
  • Ketua Umum PP FSP KEP SPSI, R. Abdullah, menggarisbawahi pentingnya peran santri di era transformasi sosial dan industri: “Cirebon adalah kota ulama dan santri. Santri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai keislaman dan moral bangsa di tengah perubahan zaman.”
  • Sekretaris Umum PP FSP KEP SPSI, Afif Johan, menambahkan bahwa kader serikat pekerja juga aktif membangun komunitas kebaikan: “Di zaman sekarang, membangun lingkungan yang baik sangat penting. Semoga para santri sukses dunia dan akhirat.”

Kepedulian Sosial dan Dukungan Pihak Eksternal

Sebagai bentuk kepedulian sosial, PP FSP KEP SPSI menyerahkan bantuan berupa Alquran kepada pesantren. Sementara itu, PBNU Kecamatan Pangenan dan manajemen PT Nippon Paint juga turut memberikan dukungan dana untuk mendukung kegiatan pesantren.

Para Juara Lomba HUT RI ke-80 Pesantren Nurul Hidayah:

  • Lomba Adzan: Muhammad Akbar (Juara 1)
  • Lomba Kaligrafi: M. Gabril (Juara 1)
  • Lomba Hadroh: Tarbiyatul Wildan (Juara 1)

Acara ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan besar agar Pondok Pesantren Nurul Hidayah Beringin terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

Kontributor : Hermawan