Laporan Responsible Mining Index (RMI) Tahun 2018 Dibahas di Workshop “Dialog Sosial Membangun Praktek Pertambangan yang Bertanggung Jawab bagi Semua Pihak”

KAWASAN PERTAMBANGAN Sejumlah kendaraan dump truk mengangkut bahan galian pertambangan menuju ke lokasi pengolahan. ( Sumber foto: http://bahangaliantambang.blogspot.com )

KAWASAN PERTAMBANGAN
Satu unit kendraan excavator melaju menuju galian pertambangan di sebuah pertambangan kelas dunia. ( Sumber foto: http://bahangaliantambang.blogspot.com )

JAKARTA (BERITA PUSAT) — Responsible Mining Foundation meluncurkan Responsible Mining Index pada tahun 2018 atau disebut RMI 2018. Laporan ini hasil penelitian dan riset lapangan di sejumlah pertambangan di dunia. Hasil penelitian mereka selalu menjadi rujukan bagi pelaku usaha pertambangan, praktisi, ahli pertambangan, akademisi, pemerintah maupun publik untuk mengetahui kondisi terkini pengelolaan sektor pertambangan di berbagai dunia. Hasil penelitian dan kajian dituangkan dalam Responsible Mining Index (RMI), yang akan di-update setiap periodik.

“Tujuan sangat penting dari Responsible Mining Index (RMI) adalah untuk melihat potensi menyeluruh dari pertambangan mineral dan logam yang secara positif mendatangkan manfaat bagi perekonomian, meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dan menjaga kelestarian alam negara produsen, khususnya di beberapa wilayah termiskin di dunia, sekaligus memastikan bahwa perusahaan tambang juga mendapatkan keuntungan dengan cara yang adil dan layak,” dalam laporan resmi di website mereka.

KAWASAN PERTAMBANGAN Sejumlah kendaraan dump truk mengangkut bahan galian pertambangan menuju ke lokasi pengolahan. ( Sumber foto: http://www.dunia-energi.com )

KAWASAN PERTAMBANGAN
Sejumlah kendaraan dump truk mengangkut bahan galian pertambangan menuju ke lokasi pengolahan. (Sumber foto: http://www.dunia-energi.com )

Responsible Mining Foundation (RMF) memiliki posisi yang sama sebagaimana organisasi dan sekelompok orang di seluruh dunia yang mendukung pertambangan yang bertanggung jawab. Namun merasa prihatin terkait banyaknya masalah penting dan mendesak yang memengaruhi masyarakat dan lingkungan hidup di negara-negara produsen. Responsible Mining Foundation (RMF) menilai bahwa Sektor Pertambangan merupakan penyumbang signifikan terhadap PDB dan ekspor di banyak negara berpendapatan rendah dan menengah. “Sebagai sektor dengan potensi berskala besar dan berjangkauan luas, Pertambangan juga dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB,” demikian dikatakan organisasi ini.

LOGO Responsible Mining Foundation (RMF)

LOGO
Responsible Mining Foundation (RMF)

Namun, pengambilan sumber daya tak terbarukan yang ketersediaannya hanya sekali itu saja sering kali gagal menjadi katalisator pembangunan ekonomi, dan bagi banyak orang dan lingkungan hidup, pertambangan acap kali membawa konsekuensi jangka panjang yang sangat mengganggu. Responsible Mining Index (RMI) mendukung prinsip bahwa penambangan mineral dan logam harus memberikan keuntungan ekonomi, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan menjaga lingkungan hidup di negara produsen, namun tetap memungkinkan perusahaan tambang mendapat keuntungan secara adil dan layak.

Pertambangan yang Bertanggung Jawab

Dengan pemikiran ini, RMI bertujuan mendorong dilakukannya perbaikan secara terus-menerus dalam pelaksanaan pertambangan yang bertanggung jawab di seluruh industri tambang dengan secara transparan melakukan penilaian terhadap kebijakan dan praktik perusahaan-perusahaan tambang besar yang tersebar secara geografis di berbagai wilayah dalam permasalahan di bidang ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola (Economic, Environmental, Social and Governance/EESG), dengan penekanan pada pembelajaran dan praktik utama.

KAWASAN PERTAMBANGAN Sejumlah kendaraan dump truk mengangkut bahan galian pertambangan menuju ke lokasi pengolahan. ( Sumber foto: http://travel.tribunnews.com )

KAWASAN PERTAMBANGAN
Salah satu pertambangan terbesar di dunia. ( Sumber foto: http://travel.tribunnews.com )

RMI melakukan penilaian terhadap perusahaan dari perspektif ekspektasi wajar masyarakat terhadap perusahaan tambang skala besar, dan mengkaji sejauh mana perusahaan menangani berbagai bidang permasalahan EESG secara sistematis di seluruh aktivitas pertambangan mereka dan sepanjang daur hidup proyek.

Jumlah Perusahaan yang Diteliti

Dalam Indeks Pertama ini, RMI 2018, mencakup 30 perusahaan dari 16 negara asal-perusahaan, termasuk perusahaan publik, BUMN, dan perusahaan swasta. Perusahaan-perusahaan tersebut mengoperasikan lebih dari 700 lokasi tambang di lebih dari 40 negara produsen, dan penilaian ini mencakup sebagian besar komoditas hasil tambang, tidak termasuk minyak dan gas. Indeks ini berfokus terutama pada perilaku secara menyeluruh di tingkat perusahaan, sekaligus juga melihat tindakan di tingkat tapak di 127 lokasi tambang untuk memberikan gambaran tentang informasi yang di pilah per masing-masing operasi pertambangan.

Hal yang Diukur RMI

Cakupan RMI meliputi berbagai permasalahan ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola (EESG) yang terkait dengan pertambangan yang bertanggung jawab. RMI menilai perusahaan dari perspektif ekspektasi wajar masyarakat terhadap perusahaan tambang skala besar, dan mengkaji sejauh mana perusahaan menangani permasalahan ini secara sistematis di semua aktivitas pertambangan mereka dan di sepanjang daur hidup proyek.

Ruang Lingkup Indeks ini berkisar pada Enam Bidang Tematik:

1. Pembangunan Ekonomi: Bagaimana perusahaan berkontribusi terhadap pembangunan sosial-ekonomi di tingkat nasional di negara produsen;

2. Pelaksanaan Bisnis: Bagaimana perusahaan menunjukkan komitmennya terhadap perilaku etis dan tata kelola perusahaan yang baik;

3. Manajemen Daur Hidup: Bagaimana perusahaan mengelola dampak yang ditimbulkannya di seluruh fase operasinya dan merencanakan kelayakan pascapenutupan tambang sejak tahap awal;

4. Kesejahteraan Masyarakat: Bagaimana perusahaan bekerja sama dengan masyarakat yang terkena dampak dan mengelola dampak sosial ekonomi yang ditimbulkannya di tingkat lokal;

5. Kondisi Kerja: Bagaimana perusahaan menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat, menghormati hak para pekerjanya, dan mencegah praktik ketenagakerjaan yang tidak etis;

6. Tanggung Jawab terhadap Lingkungan: Bagaimana perusahaan menilai dan mengelola dampak lingkungan yang ditimbulkannya secara sistematis, kolaboratif, dan transparan.

Sedangkan penilaian RMI mencakup 73 indikator yang diterapkan secara menyeluruh di tingkat perusahaan di seluruh bidang tematik ini.

Beragam Perusahaan Tambang Berkinerja Baik

Laporan Responsible Mining Index (RMI)

Sebagian dari Laporan Responsible Mining Index (RMI) Tahun 2018

Laporan Dipaparkan di Workshop

Nantinya, Laporan Responsible Mining Index (RMI) Tahun 2018 secara lengkap bisa diketahui dalam Workshop “Dialog Sosial Membangun Praktek Pertambangan yang Bertanggung Jawab bagi Semua Pihak” yang dgelar selama tiga hari dari tanggal 12 hingga 14 Februari 2019 di Hotel Harris Seminyak, Bali. Panitia Pelaksana, Sulistiyono, SH, menjelaskan tujuan Pertama acara workshop adalah mengetahui secara komprehensif mengenai kebijakan di sektor pertambangan yang diambil dan dikembangkan oleh Pemerintah, Pengusaha Tambang, Asosiasi Pengusaha Tambang dan PP FSP KEP SPSI dalam menghadapi tantangan Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0.

Informasi Workshop

Informasi Workshop

Narahubung Panitia :

Untuk komunikasi lebih lanjut dan keikutsertaan Workshop Nasional ini, silakan menghubungi Sekretariat PP FSP KEP SPSI di Nomor: 021-4214584.

Sekretaris PP FSP KEP SPSI, Saudara Sulistiyono, di Nomor: 0857-1403-1520 dan Saudara Hermansyah di Nomor: 0813-1482-1528. 

(Tim PP FSP KEP SPSI/Zaky)
Berita Terkait :

PP FSP KEP SPSI Gelar Workshop “Dialog Sosial Membangun Praktek Pertambangan yang Bertanggung Jawab bagi Semua Pihak” di Bali

Workshop “Dialog Sosial Membangun Praktek Pertambangan yang Bertanggung Jawab bagi Semua Pihak” untuk Menjawab Tantangan Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0

—————————

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>