Ngajuk – Peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk berlangsung penuh semangat perjuangan dan haru. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir langsung meresmikan museum yang didedikasikan untuk mengenang perjuangan Marsinah sebagai simbol keberanian dan perlawanan kaum buruh Indonesia.
Dalam suasana yang penuh semangat solidaritas, pekikan “Marsinah Tidak Mati!” menggema di lokasi acara dan disambut antusias oleh ribuan buruh serta elemen serikat pekerja yang hadir. Museum tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja dan keadilan sosial bagi kaum buruh di Indonesia.
Acara peresmian turut dihadiri berbagai unsur serikat pekerja, tokoh perburuhan, serta masyarakat umum yang datang untuk memberikan penghormatan kepada sosok Marsinah. Kehadiran museum ini diharapkan menjadi pusat edukasi sejarah perjuangan buruh sekaligus pengingat bahwa perjuangan terhadap ketidakadilan tidak pernah padam.
Presiden Prabowo dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperhatikan kesejahteraan pekerja dan memperkuat perlindungan hak-hak buruh di Tanah Air. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Marsinah yang kini dikenang sebagai simbol keberanian rakyat kecil melawan ketidakadilan.
Museum Marsinah menjadi simbol bahwa sejarah perjuangan buruh tidak boleh dilupakan. Semangat perjuangan Marsinah diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam memperjuangkan keadilan, keberanian, dan kemanusiaan.











































































































































































































































































































































































































































































































