PP FSP KEP SPSI Gelar Training of Trainer (TOT) Penyusun Struktur dan Skala Upah

FOTO BERSAMA Para pengurus PP FSP KEP SPSI dan Pelatih TOT, Ibu Dinar Titus Jogaswitani dari Kemenaker RI, bersama para peserta "Training Of Trainer (TOT) Penyusunan Struktur dan Skala Upah" foto bersama di sela-sela pelatihan. Acara selama tiga hari ini digelar di Hotel Dirga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Tim Media Reaksi)

FOTO BERSAMA
Para pengurus PP FSP KEP SPSI dan Pelatih TOT, Ibu Dinar Titus Jogaswitani dari Kemenaker RI, bersama para peserta “Training Of Trainer (TOT) Penyusunan Struktur dan Skala Upah” foto bersama di sela-sela pelatihan. Acara selama tiga hari ini digelar di Hotel Dirga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Tim Media Reaksi)

BOGOR — Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP FSP KEP SPSI) menyelenggarakan “Training Of Trainer (TOT) Penyusunan Struktur dan Skala Upah” selama tiga hari mulai tanggal 28 Januari 2019 di Hotel Dirga, Cibulan, Jalan Raya Puncak Bogor, Jawa Barat. TOT kali ini diikuti perwakilan Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Daerah (PD) serta Pimpinan Unit Kerja (PUK) yang potensial SP KEP SPSI. Narasumber training TOT adalah Ibu Dinar Titus Jogaswitani, dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI).

Ketua I Bidang Organisasi dan SDM, Ferri Nurzali, Training TOT

Menurut panitia, tujuan Training Of Trainer (TOT) Penyusunan Struktur dan Skala Upah ini diberikan agar semua peserta dapat memahami cara menyusun Struktur dan Skala Upah di tingkat perusahaan masing-masing. Sehingga, ke depannya bisa menyampaikan dan memberikan pemahaman kepada semua anggota di daerah masing–masing, serta dapat mendorong perusahaan-perusahaan yang belum melaksanakan Struktur dan Skala Upah. “Terlebih lagi, SP KEP SPSI ke depannya mempunyai trainer–trainer yang handal,” ujar panitia. Ketua Umum PP FSP KEP SPSI, Bung R. Abdullah, menegaskan kembali terkait pentingnya dalam membuat Struktur dan Skala Upah. “Jangan hanya berjuang dalam Upah Minimum Saja (UMK) saja,” katanya.

Ketua Umum PP FSP KEP SPSI, Bung R. Abdullah

Ketua Umum PP FSP KEP SPSI, Bung R. Abdullah

Pasalnya, kata Ketum, ketentuan UMK sendiri adalah: (1) Normatif, (2) Berlaku untuk Pekerja kurang dari satu tahun, (3) Jaring pengaman, (4) Pekerja di atas satu tahun atas Dasar Kesepakatan. Sedangkan, lanjut Ketua Umum R. Abdullah, dengan adanya Struktur dan Skala Upah (SUSU), maka diharapkan terciptanya upah yang adil bagi para pekerja. “Tidak Lagi tumpang tindih yang masa kerjanya lama dengan yang baru. Atau masing-masing antar jabatan,” jelasnya.

Sumber: red / mediareaksi /spkepspsi /krw.

Ibu Dinar Titus Jogaswitani, saat memberikan Materi Struktur dan Skala Upah. (Tim Media Reaksi)

Ibu Dinar Titus Jogaswitani, saat memberikan Materi Struktur dan Skala Upah. (Tim Media Reaksi)

Berita Terkait :

Ketua FSP KEP SPSI Abdullah: Awak Kabin Garuda Harus Dapat Upah yang Layak

Apakah Struktur dan Skala Upah harus Dirundingkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>