Jakarta — Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membela kepentingan buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada 1 Mei 2026. Dalam pidatonya, Presiden menyebut bahwa perjuangan buruh adalah bagian penting dari arah kebijakan pemerintah yang ia pimpin.
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya merasa memiliki kedekatan dengan kaum pekerja karena dukungan buruh, petani, dan nelayan menjadi faktor penting dalam perjalanan politiknya hingga menjadi Presiden. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu dalam mengambil kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Presiden juga menyoroti berbagai kebijakan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Salah satunya adalah pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang disebut sebagai langkah bersejarah setelah puluhan tahun diperjuangkan. Selain itu, pemerintah juga membentuk satuan tugas mitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk melindungi pekerja dari ancaman kehilangan pekerjaan.
Dalam sektor kesejahteraan, Prabowo mengungkapkan rencana pembangunan satu juta rumah bagi rakyat, termasuk buruh, yang akan dibangun di dekat kawasan industri. Ia juga menjanjikan akses transportasi yang terjangkau serta fasilitas pendukung seperti sekolah, rumah sakit, dan tempat penitipan anak.
Selain itu, pemerintah menetapkan kebijakan baru terkait pekerja transportasi online, termasuk peningkatan porsi pendapatan bagi pengemudi hingga minimal 92 persen, serta jaminan perlindungan sosial melalui BPJS Kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.
Dalam pidatonya, Presiden juga menyinggung upaya pemberantasan praktik korupsi dan penguasaan ilegal sumber daya alam. Ia menyatakan bahwa negara telah mengambil alih jutaan hektare lahan dan menutup ribuan tambang ilegal untuk dikembalikan kepada kepentingan rakyat.
Mengakhiri pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa sisa masa hidupnya akan didedikasikan untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya mereka yang masih hidup dalam kesulitan.
“Kalau kebijakan itu menguntungkan rakyat kecil, laksanakan,” tegasnya di hadapan ribuan buruh yang hadir dalam peringatan May Day 2026. (pjr)



























































































































































































































































































































































































































