• February 13, 2026
  • PP SPKEP SPSI
  • 0

Jakarta – Sekitar 2.500 buruh dari tiga konfederasi besar menggelar aksi deklarasi di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/2). Dalam aksi siang tadi, mereka menyatakan dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden RI, sekaligus menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian/lembaga karena dinilai berpotensi politisasi institusi.

Aksi ini dihadiri tokoh-tokoh buruh nasional, termasuk Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dan Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban. Mereka membacakan lima poin deklarasi utama yang menjadi sikap bersama serikat pekerja.

Dalam deklarasi tersebut, buruh menegaskan dukungan kepada pemerintahan Presiden RI sekaligus menolak politikasi dan militerisasi Polri. Mereka menilai wacana memindahkan Polri ke bawah kementerian adalah langkah yang inkonstitusional dan bertentangan dengan semangat reformasi.

Selain itu, para buruh juga mendesak DPR segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang dinilai krusial untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja. Komitmen menjaga keutuhan NKRI juga menjadi bagian dari ikrar bersama yang disampaikan massa.

Aksi berlangsung tertib dan damai, meskipun sempat diguyur hujan sebelum kegiatan utama dimulai. Para peserta tetap bertahan dan mengikuti seluruh rangkaian deklarasi hingga selesai. (*)