• September 25, 2025
  • admin user
  • 0

KEPTV | Jakarta, 22 September 2025 – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam aliansi buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI. Diperkirakan sebanyak 10.000 buruh hadir dalam aksi ini, menyuarakan lima tuntutan utama secara tegas.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menjelaskan bahwa aksi besar ini dikoordinasikan secara internal oleh dua konfederasi besar buruh untuk menjaga kondusifitas dan menghindari penyusupan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang mencoba melakukan penyusupan,” ujar Andi Gani.

Berikut adalah lima tuntutan yang disuarakan buruh dalam aksi tersebut:

  1. Mendukung Polri untuk menegakkan hukum secara profesional tanpa tekanan dari pihak mana pun, serta menegaskan bahwa pergantian pimpinan Polri adalah hak prerogatif Presiden.
  2. Menegakkan supremasi sipil dan menempatkan buruh di garis terdepan dalam memperjuangkan prinsip tersebut.
  3. Menuntut pengusutan tuntas terhadap pelaku pembakaran fasilitas publik, seperti gedung DPRD dan fasilitas lainnya, tanpa pandang bulu.
  4. Mendorong ruang restorative justice bagi peserta aksi yang tidak melakukan tindak pidana.
  5. Mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan, serta menolak kebijakan upah murah dan penghapusan sistem outsourcing.

Andi Gani menegaskan bahwa dukungan terhadap Polri harus ditunjukkan secara nyata agar institusi kepolisian semakin profesional dan transparan. Ia juga mengingatkan bahwa isu reformasi kepolisian tidak boleh disusupi oleh kepentingan tertentu. “Pimpinan Polri adalah hak prerogatif Presiden yang tidak boleh diintervensi siapa pun,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menambahkan bahwa KSPI dan KSPSI secara bersama-sama mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam melaksanakan program-program yang berpihak kepada rakyat. Pimpinan DPR dijadwalkan untuk menerima delegasi buruh guna mendengarkan aspirasi yang disampaikan dalam aksi hari ini.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung dengan tertib ini menjadi penting bagi gerakan buruh untuk menegaskan posisi mereka dalam mengawal kebijakan ketenagakerjaan serta menjaga demokrasi dan supremasi sipil di Indonesia.