Bogor, 25 Juli 2026 – Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP FSP KEP SPSI), R. Abdullah, mengajak seluruh pengurus dan aktivis serikat pekerja untuk menjadikan pengabdian kepada anggota sebagai orientasi utama dalam menjalankan organisasi. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam Pelatihan Sistem Administrasi SP KEP SPSI Tahun 2026.
Menurut R. Abdullah, seseorang yang dipercaya menjadi pengurus serikat pekerja tidak lagi hanya memikirkan kepentingan pribadi maupun keluarganya. Sejak menerima amanah sebagai pengurus, seorang aktivis memiliki tanggung jawab moral, sosial, organisasi, hukum, hingga tanggung jawab kepada Tuhan untuk memperjuangkan kepentingan seluruh anggota.
“Seorang aktivis harus berangkat dengan niat untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi anggota. Tugas kita adalah melindungi, membela, dan meningkatkan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan kemampuan menghadirkan perubahan nyata. Seorang pemimpin harus mampu membawa organisasi menjadi lebih baik, meningkatkan perlindungan pekerja, memperkuat Perjanjian Kerja Bersama (PKB), meningkatkan kesejahteraan anggota, dan memperbesar pengaruh organisasi dalam hubungan industrial.
“Tugas pemimpin adalah mengantarkan perubahan. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, R. Abdullah juga mengingatkan bahwa PP FSP KEP SPSI memiliki enam agenda penguatan organisasi sebagai pedoman perjuangan, yaitu penguatan sumber daya manusia, advokasi, keuangan organisasi, soliditas dan solidaritas organisasi, sistem administrasi dan teknologi informasi, serta propaganda positif. Keenam agenda tersebut menjadi arah pembangunan organisasi menuju serikat pekerja yang profesional dan menjadi leading union di Indonesia.
Ia menilai Pelatihan Sistem Administrasi merupakan implementasi nyata dari agenda penguatan organisasi agar seluruh pengurus memiliki kemampuan mengelola organisasi secara profesional dan akuntabel.
Mengakhiri arahannya, R. Abdullah mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat pengabdian dan terus meningkatkan kapasitas diri demi memperkuat organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada anggota.











































































































































































































































































































































































































































































































