Jakarta, 1 Mei 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyampaikan orasi penuh apresiasi sekaligus harapan dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersama jajaran kabinet.

Dalam sambutannya, Andi Gani mengaku terharu atas perhatian Presiden terhadap gerakan buruh. Ia menilai kehadiran dan komitmen Presiden menjadi simbol kuat keberpihakan negara terhadap pekerja.

“Gerakan buruh Indonesia akan setia mendukung Bapak karena kami melihat kecintaan Presiden terhadap buruh,” ujarnya disambut riuh massa.

Persatuan Buruh Jadi Momentum Besar

Andi Gani menekankan bahwa peringatan May Day tahun ini menjadi momentum bersejarah karena seluruh elemen buruh dari berbagai latar belakang dapat bersatu dalam satu panggung.

“Seluruh elemen buruh, kiri, kanan, tengah, hari ini bersatu. Ini luar biasa,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan pemerintah daerah, yang telah mendukung terselenggaranya perayaan May Day secara kondusif.

Tiga Tuntutan Utama KSPSI

Dalam orasinya, Andi Gani menyampaikan tiga aspirasi utama buruh kepada pemerintah:

1. Beasiswa untuk Aktivis Buruh
Ia meminta pemerintah menyediakan program beasiswa bagi aktivis buruh sebagai investasi sumber daya manusia.

“Aktivis buruh punya masa depan besar untuk membangun organisasi dan bangsa,” katanya.

2. Pembangunan Rumah Sakit Buruh
KSPSI kembali mengangkat wacana lama yang belum terealisasi, yakni pembangunan rumah sakit khusus buruh di kawasan industri.

“Sudah 30 tahun diperjuangkan, kami berharap bisa segera diwujudkan,” ujarnya.

3. Peresmian Museum Marsinah
Andi Gani juga mengingatkan janji pemerintah untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang didedikasikan bagi Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur.

“Museum ini simbol perjuangan buruh Indonesia, kami berharap Presiden bisa segera meresmikannya,” tambahnya.

Apresiasi untuk Pemerintah dan Aparat

Dalam kesempatan tersebut, Andi Gani turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian dan pemerintah daerah, yang dinilai telah memberikan perhatian besar terhadap kegiatan buruh.

Seruan Solidaritas

Menutup orasinya, Andi Gani kembali mengobarkan semangat solidaritas buruh dengan seruan “Hidup buruh!” yang disambut antusias oleh ribuan peserta.

Peringatan May Day 2026 di Monas menjadi simbol kuat konsolidasi gerakan buruh nasional. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dinilai memperkuat hubungan antara pemerintah dan buruh dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.