KOTA TANGERANG (8/9/2026) — Perjuangan buruh tidak lahir dari pemberian, melainkan dari kesadaran, pengorganisasian, persatuan, dan keberanian untuk memperjuangkan hak. Semangat tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan belajar sejarah gerakan buruh internasional yang diikuti perwakilan serikat pekerja dari sejumlah Pimpinan Unit Kerja (PUK) di wilayah Kota Tangerang.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun kembali kesadaran kelas di tengah berbagai tantangan dunia ketenagakerjaan yang semakin kompleks. Para peserta diajak memahami bahwa berbagai hak yang dinikmati pekerja hari ini merupakan hasil dari perjuangan panjang kaum buruh di berbagai negara.
Dalam pemaparannya, Bung Chandra menguraikan perjalanan lahirnya gerakan buruh internasional, perkembangan serikat pekerja, serta berbagai strategi perjuangan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh gerakan buruh dunia.
Ia menegaskan, sejarah gerakan buruh bukan sekadar cerita masa lalu. Sejarah merupakan pelajaran tentang bagaimana pekerja yang sebelumnya berdiri sendiri-sendiri mampu menyatukan kepentingan dan membangun kekuatan kolektif melalui organisasi.
“Ketika buruh tidak memahami sejarah perjuangannya, buruh akan mudah kehilangan arah. Kesadaran kelas harus dibangun agar pekerja memahami bahwa persoalan yang dihadapi bukan hanya persoalan individu, tetapi persoalan bersama,” terang Bung Chandra.
Menurutnya, lahirnya serikat buruh di berbagai negara tidak terlepas dari kondisi pekerja yang menghadapi ketidakadilan, eksploitasi, upah rendah, jam kerja panjang, serta minimnya perlindungan. Dari kondisi tersebut kemudian tumbuh kesadaran bahwa seorang buruh tidak akan memiliki kekuatan yang berarti jika berjuang sendirian.
“Sendiri kita lemah, bersama kita menjadi kekuatan.”
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak mengenal berbagai tokoh gerakan buruh internasional serta memahami bagaimana perjuangan kaum buruh dibangun melalui pendidikan, pengorganisasian, solidaritas, aksi kolektif, perundingan, hingga perjuangan politik.
Pesan penting yang mengemuka adalah bahwa serikat pekerja tidak boleh hanya menjadi organisasi administratif yang bergerak ketika persoalan muncul. Serikat pekerja harus menjadi sekolah perjuangan—tempat buruh belajar memahami hak, membaca situasi, membangun solidaritas, serta mempersiapkan kader-kader perjuangan.
Kesadaran kelas menjadi semakin penting ketika buruh menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin kompleks. Persoalan upah, kepastian kerja, outsourcing, hubungan industrial, jaminan sosial, produktivitas, hingga perkembangan teknologi tidak cukup dihadapi secara individual.
Diperlukan organisasi yang kuat, kader yang memahami persoalan, serta anggota yang memiliki kesadaran bahwa kepentingan pekerja harus diperjuangkan secara bersama-sama.
Para peserta diharapkan dapat membawa semangat tersebut kembali ke unit kerja masing-masing. Pendidikan tidak boleh berhenti di ruang pelatihan, tetapi harus menjadi energi untuk memperkuat konsolidasi dan pengorganisasian di tingkat perusahaan.
Sebab, serikat pekerja yang kuat bukan hanya serikat yang memiliki banyak anggota, tetapi serikat yang anggotanya sadar, solid, berani, dan memahami tujuan perjuangannya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesejahteraan buruh tidak akan datang dengan sendirinya. Upah layak, kepastian kerja, perlindungan sosial, keselamatan dan kesehatan kerja, serta martabat pekerja merupakan bagian dari perjuangan yang harus terus dikawal.
Sejarah mengajarkan bahwa tidak ada perubahan besar yang lahir dari sikap pasif. Perubahan lahir ketika kesadaran bertemu dengan organisasi, organisasi bertemu dengan persatuan, dan persatuan bergerak dalam perjuangan.
Karena itu, belajar sejarah gerakan buruh bukan untuk bernostalgia terhadap perjuangan masa lalu. Kita belajar sejarah untuk membaca hari ini, memahami tantangan yang dihadapi, dan mempersiapkan perjuangan hari esok.
Buruh bersatu, buruh berdaulat, buruh sejahtera.
Kontributor: Rian














































































































































































































































































