GRESIK — Pergantian tahun 2026 dimaknai kalangan serikat pekerja di Kabupaten Gresik sebagai momentum memperkuat perjuangan demi kesejahteraan buruh. Di tengah dinamika industri dan tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang, serikat pekerja menegaskan komitmennya untuk terus hadir membela kepentingan anggota.
Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten Gresik, Much. Charir Rosyidin, SH, menyatakan bahwa tahun baru harus menjadi titik awal lahirnya semangat baru dalam gerakan serikat pekerja.
“Dengan tahun baru maka tercipta semangat baru dalam berjuang demi kesejahteraan anggota dan keluarga,” ujarnya, Rabu (1/1).
Charir menilai, sepanjang tahun sebelumnya masih banyak persoalan ketenagakerjaan yang perlu mendapatkan perhatian serius, mulai dari persoalan upah layak, kepastian kerja, hingga perlindungan hak normatif pekerja. Karena itu, konsolidasi organisasi dan penguatan solidaritas anggota menjadi kunci utama memasuki tahun 2026.
Menurutnya, serikat pekerja tidak hanya dituntut kritis, tetapi juga konsisten memperjuangkan kepentingan buruh melalui jalur dialog, advokasi, dan pengawalan kebijakan ketenagakerjaan. “Perjuangan serikat pekerja menyangkut masa depan pekerja dan keluarganya. Ini harus terus diperjuangkan secara kolektif,” tegasnya.
Ia berharap, pada tahun 2026 hubungan industrial di Kabupaten Gresik dapat berjalan lebih adil dan berimbang. Pemerintah daerah dan pengusaha diminta membuka ruang dialog yang sehat agar tercipta iklim kerja yang harmonis serta berkeadilan bagi seluruh pihak.
Penulis: Taufik




























































































































































































































































