• February 3, 2026
  • PP SPKEP SPSI
  • 0

Bandung Barat (3/2/2026) – Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea hadir di tengah duka warga Cisarua, Kabupaten Bandung Barat yang terdampak bencana longsor. Kehadiran pimpinan serikat buruh itu sekaligus menandai aksi solidaritas pekerja untuk membantu para korban.

Andi Gani menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak. Bantuan awal berupa paket sembako dan kebutuhan pokok diserahkan sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan akibat longsoran material tanah di Desa Pasirlangu.

Selain itu, pihak KSPSI Area Jawa Barat–Nusa (AGN) bersama Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (FSP KEP SPSI) Bandung Barat juga menerjunkan tim khusus BRIGANA (Brigade Tanggap Bencana) ke lokasi bencana sejak hari pertama musibah terjadi.

Menurut Ketua PC FSP KEP SPSI Bandung Barat, Dadang Ramon, instruksi pengiriman tim ini langsung dari Presiden KSPSI. Tim BRIGANA tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi ikut membantu evakuasi, distribusi bantuan, serta memberikan dukungan di posko-posko darurat bersama Basarnas, TNI, Polri dan relawan lainnya.

Gerakan ini juga menunjukkan solidaritas buruh lintas sektor. Dalam beberapa gelombang bantuan lain, serikat pekerja setempat bersama sejumlah perusahaan turut mengumpulkan dana dan material kebutuhan untuk disalurkan kepada para warga yang masih bertahan di pengungsian.

Musibah longsor di Pasirlangu, Cisarua sendiri terjadi pada 24 Januari 2026 setelah hujan deras, menyebabkan puluhan rumah tertimbun dan ratusan warga mengungsi sambil menunggu proses evakuasi dan bantuan lanjutan dari pemerintah serta organisasi kemanusiaan.