SERANG – Pengurus PUK SPKEP SPSI PT MCCI periode 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Forbis Hotel, Kabupaten Serang, Jumat (31/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat soliditas serta menegaskan komitmen dalam mengawal hak dan kesejahteraan anggota di tengah tantangan industri yang semakin kompleks.
Ketua PUK SPKEP SPSI PT MCCI terpilih, Hasan, kembali mendapat kepercayaan memimpin organisasi untuk periode ketiga. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh jajaran pengurus agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan istiqomah.
Hasan menegaskan bahwa menjadi pengurus serikat pekerja bukan sekadar menjalankan organisasi, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian. Ia memperkenalkan filosofi “PGA” (Pekerja Gaji Akhirat) sebagai semangat bekerja tanpa pamrih demi menghadirkan manfaat bagi pekerja, keluarga, dan keberlangsungan perusahaan.

“Dengan amanah ini, mari kita menjaganya dengan istiqomah yang nantinya bisa menjadi ladang amal bagi kita. Kebanyakan dari pengurus serikat ini pada hakikatnya menjadi PGA atau Pekerja Gaji Akhirat,” ujar Hasan.
Pada kesempatan yang sama, Nikmatullah selaku perwakilan manajemen PT MCCI mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini tengah menghadapi kondisi yang tidak mudah. Oleh karena itu, ia berharap hubungan industrial tetap dibangun melalui komunikasi yang baik dan semangat kolaborasi, terlebih menjelang agenda penting pembaruan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
Menurutnya, sinergi antara manajemen dan serikat pekerja merupakan kunci untuk melewati masa sulit sekaligus menjaga keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan pekerja.
“Yang dibutuhkan saat ini bukanlah konfrontasi antara serikat dan manajemen, tetapi kolaborasi,” tegas Nikmatullah.
Komitmen membangun hubungan industrial yang harmonis juga mendapat apresiasi dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Cilegon. Mewakili Kepala Disnaker, Zarwan menilai PUK SPKEP SPSI PT MCCI telah menunjukkan kedewasaan dalam menyelesaikan berbagai dinamika hubungan industrial melalui komunikasi dan musyawarah bersama manajemen.
Ia berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan tradisi penyelesaian persoalan secara damai sehingga tidak berkembang menjadi perselisihan yang berujung pada mogok kerja maupun proses hukum.
Sementara itu, Ketua PC SPKEP SPSI Kota Cilegon, Imam Baihaqi, kembali mengingatkan pentingnya mengedepankan dialog dalam setiap penyelesaian persoalan hubungan industrial. Ia menegaskan bahwa organisasi harus mengutamakan musyawarah sebelum memilih langkah aksi.
Selain itu, Imam juga mendorong kepengurusan baru untuk memperkuat kapasitas organisasi melalui peningkatan kualitas advokasi, penguatan keuangan organisasi melalui optimalisasi iuran anggota, serta pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial sebagai sarana pelayanan dan publikasi kegiatan serikat pekerja.
Rangkaian pelantikan ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, pengurus, serta perwakilan manajemen sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu menjaga hubungan industrial yang harmonis serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui kolaborasi yang berkelanjutan.














































































































































































































