SERANG – Ketua Pengurus Cabang (PC) SPSI Cilegon, Imam Baihaqi, mengajak kepengurusan baru PUK SPKEP SPSI PT MCCI periode 2026–2029 untuk memperkuat organisasi melalui penguatan keuangan, penyelesaian perselisihan secara dialogis, serta implementasi enam agenda penguatan organisasi. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus yang berlangsung di Forbis Hotel, Kabupaten Serang, Jumat (31/7/2026).

Dalam sambutannya, Imam Baihaqi menegaskan bahwa tantangan ekonomi global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah yang memengaruhi harga bahan baku industri, menuntut organisasi serikat pekerja untuk semakin solid, profesional, dan mengedepankan hubungan industrial yang konstruktif. Oleh karena itu, setiap persoalan ketenagakerjaan harus diselesaikan melalui dialog dan musyawarah sebelum menempuh langkah aksi.

“Kalau ada permasalahan itu diskusi, diskusi, diskusi untuk dapat hasil yang terbaik. Aksi itu yang terakhir kalau tidak bisa lagi,” tegas Imam Baihaqi.

Ia menjelaskan, apabila penyelesaian melalui dialog tidak mencapai kesepakatan, maka organisasi harus menempuh mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial sesuai ketentuan yang berlaku, dimulai dari perundingan bipartit, mediasi, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), hingga kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis sekaligus melindungi hak-hak pekerja.

Selain itu, Imam Baihaqi kembali mengingatkan pentingnya penguatan finansial organisasi sebagai salah satu fondasi utama keberlangsungan serikat pekerja. Ia mengusulkan agar iuran anggota ditetapkan sebesar 1 persen dari Upah Minimum Kota (UMK) atau sekitar Rp54.000, sebagaimana telah diterapkan oleh sejumlah PUK lainnya. Menurutnya, organisasi yang sehat harus ditopang oleh sistem keuangan yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.

Ia juga memaparkan mekanisme pembagian iuran tersebut, yaitu 50 persen untuk operasional PUK, 25 persen untuk Pengurus Cabang (PC), 15 persen untuk Pengurus Daerah (PD), dan 10 persen untuk Pengurus Pusat (PP). Skema tersebut diharapkan mampu mendukung program kerja organisasi di seluruh tingkatan secara lebih optimal dan akuntabel.

Sebagai bekal bagi kepengurusan baru, Imam Baihaqi menekankan pentingnya menjalankan Enam Agenda Penguatan Organisasi, meliputi penguatan sumber daya manusia dan pemahaman tugas pokok dan fungsi, advokasi yang mengutamakan penyelesaian secara kekeluargaan, penguatan keuangan organisasi, peningkatan soliditas dan solidaritas anggota, modernisasi administrasi dan teknologi informasi, serta penguatan propaganda positif melalui pemanfaatan media sosial. Menurutnya, keenam agenda tersebut merupakan strategi untuk membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Dengan penguatan organisasi yang menyeluruh, PC SPSI Cilegon berharap kepengurusan baru PUK SPKEP SPSI PT MCCI mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional, menjaga hubungan industrial yang harmonis, serta terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi seluruh anggota.