PERANAN SERIKAT PEKERJA DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DI PERUSAHAAN

by -98 Views
Oleh : Chandra Mahlan

Bagian Pertama : Pengantar

PENGERTIAN USAHA

Usaha bisnis atau kegiatan yang menghasilkan keuntungan.

PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN

Hal-hal yang berkaitan dengan aspek-aspek usaha termasuk pelakunya.

MENGAPA PEKERJA HARUS BERWIRAUSAHA

  1. Karena sebentar lagi akan pensiun
  2. Karena kemungkinan akan terkena pensiun dini
  3. Karena terkena PHK efisiensi
  4. Karena tingkat kebutuhan hidup tidak pernah paralel dengan pertumbuhan gaji
  5. Karena kerja lembur semakin berkurang
  6. Karena hutang semakin berjibun.

PENGALAMAN PAHIT DARI BANYAK PERUSAHAAN

Kecilnya Jumlah & persentase pekerja pensiun dan pensiun dini yang berhasil mengelola uang pensiun/pesangonnya dengan baik.

MENGAPA PENGALAMAN PAHIT ITU TERJADI?

Sikap pekerja yang akan dipensiun, yang menganggap berwirausaha itu pasti bisa dengan sendirinya jika sudah ada modal ditangan, dan tidak mempertimbangkan aspek-aspek psikologis. Serta kurangnya perhatian dari: Manajemen Perusahaan, Koperasi dan Serikat Pekerja serta Dinas terkait untuk melakukan pembinaan terhadap pekerja yang akan pensiun.

KEDEPAN :PERANAN SERIKAT PEKERJA YANG DIHARAPKAN

  1. Memberikan informasi program
  2. Membuat penyuluhan Ekonomi Rumah Tangga dan Motivasi Wirausaha
  3. Mengadakan pendekatan dengan Manajemen Perusahaan dan Koperasi Pekerja untuk menyelenggarakan Pelatihan Wirausaha
  4. Mengadakan pendekatan dengan Lembaga Keuangan dan Lembaga Pelatihan
  5. Melakukan pelayanan informasi, konsultasi dan pelatihan tambahan.
  6. Monitoring keaktifan peserta paska pelatihan.

MEMANFAATKAN PELUANG, DAN MENGHADAPI TANTANGAN

Bagian Kedua : Pengelompokan usaha/Sumber ide-ide usaha

1.Pengelompokan usaha

  • Produksi(barang, pertanian, peternakan, perikanan)
  • Perdagangan(warung, pemasok)
  • Restoran
  • Jasa(cetakan, hiburan, titipan, angkutan

2.Sumber ide-ide usaha

Mempelajari material lokal
  • Juana/Cirebon : Ikan dan Udang
  • Banten : Belinjo/emping, kelapa
  • Leuwiliang/Jasinga : Kayu
  • Jepara/Rembang : Kayu jati.
Kemajuan tehnologi
  • Warnet
  • Bisnis lewat internet
  • Air isi ulang
  • Handphone
  • AC
Menjadi Vendor perusahaaan
  • Palet
  • Catering
  • Seragam kerja
  • Rental kendaraan
  • Cetakan
  • Hiburan
  • Reparasi
  • Majun
Pengamatan di tempat lain
  • Jalan-jalan ke Bandung
  • Jalan-jalan ke Merak
  • Jalan-jalan ke Mal/toko-toko
Hobby Bapak dan Ibu
  • Piara ikan
  • Berkebun
  • Bertani
  • Berternak
  • Olahraga
  • Masak
  • Makan
  • Dandan
  • Ngobatin
  • Elektronik
  • Menjahit
Pengalaman kerja
  • Electrician
  • Bagian urus-urus dokumen
  • Supir
  • Keahlian
  • Memotret
  • Menjahit
Berdasarkan kreativitas
  • Yang belum ada
  • Modifikasi yang sudah ada
Berdasarkan permintaan pasar
  • Makanan &minuman
  • Gas
  • Laundry
Keturunan
  • Mijit
  • Merias

Bagian Ketiga : Contoh peluang usaha telur asin

A. PELUANG BISNIS

Telur asin merupakan salah satu panganan khas yang dibutuhkan masyarakat. Rasanya gurih dan cocok dijadikan lauk makanan.Telur asin yg umum dijual dipasaran adalah yang berasal dari telur bebek. Jika anda bisa membuat telur asin yang baik dan enak, itu dapat menjadi peluang bisnis.

B. MEMULAI BISNIS

Sebelum menjalankan bisnis, anda perlu melakukaan beberapa persiapan:

  • Ketahui dan fahami cara membuat telur asin yang baik.
  • Pelajari dan teliti dalam memilih telur yang dibeli.
  • Cari supplier telur bebek yang bermutu (yang dapat anda pilih) yang mau menjual telurnya dengan harga bersaing dan dapat menyerahkan telur pada waktu yang anda inginkan.
  • Lakukan survey pasar
  • Identifikasi tempat-tempat yang akan membeli produk anda.

C. HAMBATAN

  • Persaingan sesama produsen sejenis
  • Kenaikan harga telur *Kondisi cuaca

D. STRATEGI BISNIS

  • Pastikan yang anda jual telur asin yang bagus dan enak
  • Buka warung telur asin dirumah anda sehingga siapapun bisa membeli secara langsung.
  • Pasarkan telur asin anda kepada:warung2 /rumah makan terdekat dengan harga bersaing.

E. ANALISA BISNIS

Modal awal:

  1. Stok telur bebek 3.000. butir @ Rp.750. =Rp.2.250.000.
  2. Asset (peralatan produksi dan papan reklame ) =Rp.1.000.000.
    Jumlah modal awal =Rp.3.150.000.
  3. Perhitungan laba/rugi per bulan
    Penjualan rata-rata per bulan Penjualan bruto 100 butir X Rp.2.000. X 30 hari =Rp.6.000.000.
  4. Potongan harga(rata-rata 10 %) =Rp. 600.000.
  5. Penjualan Netto =Rp.5.400.000.
  6. Biaya produksi per bulan
    1.Beli telur bebek, 3.000 butir a Rp.750. =Rp.2.250.000.
    2.Bahan penunjang(abugosok,garam,ampelas) =Rp. 150.000.
    3.Jumlah =Rp.2.400.000.
    Penjualan – biaya produksi=Laba kotor per bulan=Rp.3.000.000.
    Pengeluaran lain per bulan =Rp.1.500.000.
    • Kemasan dus/keranjang=Rp.100.000.
    • Gaji pembantu =Rp.500.000.
    • Penyusutan =Rp. 25.000.
    • Listrik dan air =Rp.200.000.
    • Transportasi =Rp.475.000.
    Laba bersih per bulan =Rp.1.500.000.

Bagian Keempat: Gagasan usaha saya, dengan beberapa asumsi; modal dibawah Rp.10.000.000., tidak harus modal sendiri; dengan cara memanfaatkan apa yang diketahui/dimiliki)

1.What

  • Jenis Usaha:
  • Nama Usaha:

2. Where (dimana usaha itu akan dilakukan)?

3. Why

  • Mengapa jenis usaha itu yang dipilih?
  • Mengapa menggunakan nama usaha itu?
  • Mengapa memilih tempat usaha pada nomor 2?

4. Modal usaha

  • Sendiri
  • Kerjasama
  • Pinjaman

5.Who

  • Siapa yang akan membantu?
  • Siapa yang menjadi mitra usaha?
  • Siapa yang akan menjadi pembeli?
  • Siapa pesaing anda?

6.When

  • Kapan gagasan didalami?
  • Kapan gagasan dituangkan dalam rencana usaha?
  • Kapan rencana usaha mulai dirintis?

7. How (dengan cara bagaimana memulainya)

  • Mendalami proses bisnis
  • Bekerja sambil belajar pada usaha orang lain;
  • Bekerja sama dengan orang lain;
  • Mulai dengan skala usaha yang kecil dengan memanfaatkan relasi yang ada.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *