Membangun Pemahaman dalam Hubungan Industrial antara Pemerintah, Serikat Pekerja dan Pengusaha

by -23 Views

CEMWU, Cikarang Pusat — Dalam upaya meningkatkan pemahaman dalam Hubungan Industrial Pancasila, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi menggelar Diseminasi Hubungan Industrial Pancasila. Acara berlangsung pada hari Kamis, 22 Februari 2024, di Sakura Park Hotel & Residence Kota Deltamas – Commercial Lot. Sukamahi – Cikarang Pusat, Bekasi.

Acara diawali dengan partisipasi sekitar 120 peserta, yang bersama menyanyikan lagu Indonesia. Bambang, perwakilan Disnaker Kabupaten Bekasi, memberikan kata pengantar, menyoroti pentingnya langkah baru dalam hubungan industrial di wilayah tersebut.

R. Abdullah selaku Ketua Umum PP FSP KEP SPSI dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Diseminasi Hubungan Industrial Pancasila, Kabupaten Bekasi merupakan kawasan industri terbesar.

Beliau menegaskan tanggung jawab pemerintah untuk terus meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Bekasi, dalam kerangka memasuki era hubungan industrial yang lebih baik.

Bung Abdullah menyoroti pentingnya membangun kemitraan dan gotong royong, dan mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten Bekasi yang telah menyelenggarakan acara pada hari ini dan juga mempelopori Peringatan Hari Pekerja Indonesia (HARPEKINDO).

Nur Hidayah, Kabid Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Bekasi, memaparkan undangan kepada akademisi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif.

Meskipun Kadis tidak dapat hadir, ibu Nur Hidayah menggarisbawahi kebutuhan untuk menetapkan parameter kesejahteraan pekerja.

Dia menyampaikan informasi bahwa penting untuk melaksanakan reaktualisasi terkait dengan hubungan industrial Pancasila dan menjalin kerjasama erat dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini angka perselisihan industrial di Kabupaten Bekasi turun sebesar 50%, yang sangat mungkin penurunan tersebut terjadi karena kegiatan berkelanjutan sosialisasi HIP. Diakhir sambutannya beliau secara resmi membuka Diseminasi Hubungan Industrial Pancasila.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ida Susanti, seorang dosen dari Universitas Parahyangan Bandung, yang membahas Aspek-Aspek Hubungan Industrial Pancasila.

Hermansyah, SH, AK3, selaku fasilitator HIP, memaparkan materi tentang Best Practice Penerapan HIP di Kabupaten Bekasi. Dengan memberikan contoh konkret bagaimana penerapan Hubungan Industrial Pancasila dapat menjadi landasan yang kuat untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja di sektor industri.