Bekasi – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan Converting Ifthor & Santunan Yatim-Piatu yang diselenggarakan oleh komunitas pekerja PT Prokemas Adhikari Kreasi (MyPak) dari bagian converting, mounting (persiapan), dan sparepart pada Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mimesis Coffee & Eatery, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi ini mengusung tema “Berkeluarga dalam Pekerjaan, Bersatu dalam Ramadan” dan digelar mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB dalam suasana hangat penuh kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh 35 pekerja MyPak serta 12 perwakilan dari Yayasan Rumah Harapan Pilar, yang terdiri dari tiga pengurus yayasan dan sembilan anak yatim piatu. Rangkaian kegiatan meliputi buka puasa bersama, santunan kepada anak yatim piatu, pembagian takjil kepada masyarakat sekitar, serta tausiyah Ramadan yang memberikan nilai-nilai spiritual bagi seluruh peserta.

Pengurus Converting Peduli Sesama, Yudi Haryanto, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini membawa keberkahan serta mempererat kepedulian sosial antarpekerja. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Semoga acara ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi kita semua. Terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras. Semoga semangat berbagi kasih sayang dan kebaikan kepada sesama terus terjaga,” ujarnya.

Dalam sesi tausiyah, Ustaz Abi Darmansyah selaku Pembina Yayasan Rumah Harapan menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperbanyak amal kebaikan. Ia juga mengingatkan bahwa berbagi kepada sesama, termasuk memberi makan orang yang berpuasa, memiliki nilai pahala yang besar di sisi Allah SWT.

“Kita jadikan Ramadan sebagai kesempatan memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama,” pesannya.

Sementara itu, salah satu peserta, Suparjo, menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap komunitas pekerja semakin solid serta mampu terus menjalankan program sosial secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan komunikasi dan kepedulian antarpekerja.

Kegiatan ini turut didukung oleh panitia penyelenggara Abdul Azis dan Rizky, dengan Imam Turmudzi sebagai penanggung jawab, serta dokumentasi oleh Syukron Ma’mun dan Fadrizal.

Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu dan masyarakat sekitar.

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat solidaritas pekerja, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. (spsibekasi)