Bekasi – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Karyawan Sejahtera PT Djabesmen mencatatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) melonjak 13% dibanding tahun sebelumnya, sekaligus menyepakati sejumlah program baru termasuk bantuan sosial dan inisiasi digitalisasi.

RAT yang digelar pada Sabtu (14/2/2026) di Kantin PT Djabesmen, Cikarang Timur, dihadiri sekitar 40 anggota. Dalam forum tertinggi koperasi itu disampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus sekaligus penetapan arah kebijakan koperasi untuk tahun mendatang.

SHU Naik Tajam & Capaian RAT 2026

Peningkatan 13% SHU menjadi sorotan utama karena mencerminkan hasil kerja pengurus dan tingginya partisipasi anggota dalam kegiatan usaha bersama.

Selain itu, anggota secara mufakat menyetujui beberapa keputusan penting:

  • Persetujuan bantuan sosial (bansos) baru untuk keluarga anggota yang mengalami duka cita mertua sebagai bentuk solidaritas.
  • Pemberian kesempatan bagi karyawan anggota untuk menjadi pemasok di toko koperasi, membuka peluang usaha baru.
  • Resmi dibuka program tabungan anggota tanpa batas waktu, untuk memperkuat pengelolaan keuangan dan modal koperasi.
  • Rencana pengembangan sistem digitalisasi koperasi melalui aplikasi atau platform modern guna meningkatkan efisiensi usaha.

Dorongan Modernisasi

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Koperasi setempat, Andi Suhandi, menyatakan bahwa modernisasi adalah langkah strategis agar koperasi tetap kompetitif di tengah perkembangan zaman.

“Koperasi harus adaptif terhadap perubahan, tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan anggota melalui usaha bersama,” ujar Andi.

Dengan sejumlah kesepakatan dan target ke depan, RAT Tahun Buku 2025 ini dianggap menjadi pijakan kuat bagi Koperasi Karyawan Sejahtera PT Djabesmen untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat optimal bagi anggotanya. (spsi bekasi)