• May 3, 2026
  • Admin Official
  • 0

Tabalong, Serikat pekerja di Tabalong yang tergabung dalam FSPKEP dan SPKEP SPSI menggelar kegiatan syukuran dan sholawatan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Bersinar, Pembataan, pada Jumat (1/5).

Ketua PC FSPKEP Tabalong, Lisanuddin, menyampaikan bahwa pihaknya memutuskan untuk tidak menggelar aksi demonstrasi seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Karena 1 Mei 2026 bertepatan dengan hari Jumat, setelah mempertimbangkan berbagai hal, aksi kami batalkan karena waktunya sangat terbatas,” ujarnya.

Meski tidak menggelar aksi, Lisanuddin menegaskan bahwa aspirasi buruh tetap disampaikan melalui rapat dengar pendapat (RDP) bersama Forkopimda Tabalong.

“Iya, tuntutan tetap ada. Aksi kami ganti dengan RDP, sekaligus mengadakan syukuran dan kegiatan bakti sosial bersama anak yatim,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa puncak peringatan May Day di Tabalong akan ditutup dengan kegiatan sholawatan dan tausyiah yang akan diisi oleh KH M. Zafarudin (Guru Udin Samarinda). Sementara tilawah Al-Qur’an akan dibawakan oleh KH Mahmud Syarkani Al-Banjari. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WITA dan terbuka untuk umum.

Dalam acara tersebut turut hadir Ketua PUK SP-KEP SIS ADMO, M. Riyadi, serta Ketua PUK BUMA, Gusti Rahmadi. Mereka juga menyampaikan bahwa aksi May Day tahun ini ditunda.

“Aksi kami tunda, tetapi tidak menutup kemungkinan akan dilakukan jika kasus di PT BBP (Bagas Bumi Perkasa) tidak kunjung diselesaikan. Saat ini pekerja sudah tiga bulan tidak menerima upah. Selain itu, praktik outsourcing juga masih diterapkan di beberapa perusahaan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ungkap Lisanuddin.

Ia berharap seluruh permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan oleh para pemangku kepentingan, khususnya pemerintah.