Sebanyak 20 buruh perempuan muda dari berbagai serikat pekerja berkumpul di Jakarta pada 13–14 Mei 2026 dalam sebuah program mentoring yang membahas kesetaraan gender serta pencegahan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.

Selama dua hari kegiatan, para peserta memperdalam pemahaman mengenai kekerasan dan pelecehan berbasis gender (Gender-Based Violence and Harassment/GBVH), Konvensi 190 Organisasi Perburuhan Internasional atau International Labour Organization Convention 190, serta pentingnya melihat kekerasan dan pelecehan sebagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Program ini juga membahas model perjanjian kerja bersama (PKB) yang dapat digunakan serikat pekerja untuk mendorong penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja. Selain sesi diskusi dan pembelajaran, peserta turut mengembangkan materi kampanye berupa video kreatif yang mengangkat isu GBVH dan perlindungan pekerja perempuan.

Kegiatan mentoring ini menjadi ruang penting bagi buruh perempuan muda untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan membangun solidaritas dalam memperjuangkan tempat kerja yang aman, setara, dan bebas dari kekerasan.

Sebagai tindak lanjut, para peserta berkomitmen untuk mengintegrasikan isu GBVH ke dalam kelompok belajar serikat pekerja mereka serta menyusun survei terkait kekerasan dan pelecehan di tempat kerja. Mereka juga akan mendukung kampanye Convention 190 yang dijalankan oleh IndustriALL Indonesia melalui kontribusi video dan poster hasil produksi selama program berlangsung.

Program mentoring ini mendapat dukungan dari Union Aid Abroad-APHEDA sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan dan hak-hak pekerja perempuan di Indonesia.