
Bandung Barat – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Area Jawa Barat–Nusa (AGN) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ketua PC FSP KEP SPSI KBB, Dadang Ramon, mengatakan organisasi buruh itu tak hanya memberikan bantuan logistik, tetapi juga menerjunkan tim khusus BRIGANA (Brigade Tanggap Bencana) untuk membantu proses evakuasi dan dukungan di lapangan.
Menurut Dadang, pergerakan cepat ini merupakan instruksi langsung dari Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, SH., MH., yang juga bertindak sebagai Penasihat Kapolri, untuk segera merespons bencana yang menimpa warga Pasirlangu.
“Sejak perintah turun pada Sabtu, 24 Januari 2026, tim BRIGANA langsung bergerak ke lokasi, bekerja sama dengan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan lain untuk membantu korban,” ungkap Dadang kepada wartawan, Kamis (29/1).
Menurut Dadang, beberapa personel BRIGANA bahkan baru menyelesaikan tugas kemanusiaan di luar daerah sebelum kemudian diterjunkan kembali ke Bandung Barat. Mereka membantu pencarian, evakuasi, serta dukungan logistik bagi warga yang terdampak longsor.
Selain itu, pihaknya juga mendirikan posko tanggap darurat di Kampung Sukaraja, Desa Pasirlangu, untuk memastikan kebutuhan personel dan warga pengungsi dapat terpenuhi.
Longsor di Pasirlangu sendiri terjadi pada Sabtu dini hari setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Cisarua, menyebabkan material tanah menimbun permukiman warga. Bencana ini telah menyebabkan puluhan rumah tertimbun dan ratusan warga mengungsi sambil menunggu proses evakuasi komplet dari tim SAR gabungan pemerintah dan relawan.































































































































































































