Jakarta, 1 Mei 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban, menyampaikan orasi penuh semangat dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, yang juga dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya, Elly membuka dengan salam dan seruan khas gerakan buruh, “Hidup buruh! Hidup!” yang langsung disambut riuh oleh ribuan massa pekerja yang memadati area Monas sejak pagi hari.

Apresiasi untuk Presiden

Elly menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Presiden Prabowo yang dinilai konsisten hadir bersama buruh selama dua tahun berturut-turut.

“Ini menunjukkan bahwa Bapak melihat buruh sebagai kaum yang perlu diperjuangkan dan dicintai,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut Prabowo sebagai salah satu dari sedikit pemimpin dunia yang hadir langsung dalam peringatan May Day bersama buruh, setelah Venezuela dan Bolivia.

Dorongan Ratifikasi Konvensi ILO

Dalam orasinya, Elly juga menyampaikan harapan besar agar pemerintah segera meratifikasi sejumlah konvensi penting dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), di antaranya:

  1. Konvensi 188 tentang perlindungan pekerja sektor perikanan
  2. Konvensi 190 terkait penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja

Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa komitmen tersebut dapat segera diwujudkan oleh Presiden.

Menariknya, harapan tersebut sejalan dengan langkah pemerintah, di mana Presiden Prabowo diketahui telah menandatangani ratifikasi Konvensi ILO 188 sebagai bagian dari kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Soroti Isu Strategis Buruh

Selain itu, Elly juga menyoroti sejumlah isu krusial yang masih menjadi perhatian buruh, antara lain:

  1. Perlindungan pekerja outsourcing dan sistem kontrak
  2. Regulasi bagi pekerja transportasi online (ojol)
  3. Penguatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
  4. Perlindungan terhadap pekerja perempuan dari kekerasan di tempat kerja

Ia menegaskan bahwa buruh berharap adanya keberpihakan nyata dalam regulasi dan kebijakan pemerintah ke depan.

Harapan Berkelanjutan

Menutup orasinya, Elly berharap Presiden Prabowo terus hadir bersama buruh setiap peringatan May Day selama masa kepemimpinannya.

“Kami berharap setiap tahun Bapak bersama kami, memperjuangkan kesejahteraan buruh Indonesia,” tutupnya.

Peringatan May Day 2026 di Monas menjadi momentum penting yang memperlihatkan kedekatan antara pemerintah dan gerakan buruh, sekaligus menjadi panggung penyampaian aspirasi pekerja secara langsung kepada kepala negara.